|
Sesudah
mencoba untuk menghancurkan nilai sejarah dan keabsahan Kitab Suci,
saya sampai pada suatu kesimpulan bahwa Kitab Suci dapat dipercaya
dari sudut pandang sejarah. Jika seseorang membuang Alkitab karena
dipandang tidak dapat dipercaya, maka ia harus membuang hampir
semua sastera kuno.
Suatu
masalah yang terus menjadi pergumulan saya adalah keinginan orang
banyak untuk menerapkan satu ukuran atau ujian terhadap sastera
sekular dan ukuran yang lain terhadap Alkitab. Seseorang perlu
menggunakan ujian yang sama, apakah sastera yang sedang diteliti
itu bersifat sekular atau agamawi.
Jika
seseorang sudah melakukan hal ini, saya yakin bahwa ia dapat
memegang Kitab Suci pada tangannya dan berkata, Alkitab ini
dapat dipercaya dan memiliki kejujuran secara historis.
Bagian
ini dapat disimpulkan secara tepat dengan menggunakan kata-kata
Sir Walter Scott dalam hubungan dengan Kitab Suci berikut ini:
Tersimpan dalam jilid nan menakjubkan
Rahasia termulia di antara segala rahasia
Paling berbahagia dari segala insan
Mereka yang beroleh karunia
tuk membaca, merasa takut, berpengharapan dan berdoa
tuk angkat pengancing pintu, dan berjalan maju;
Andai tak dilahirkan, kan lebih indah
Yang baca tuk bimbang, atau tuk menghina.
|