Keilahian
Isa

Topik ini sangat penting untuk tidak saja diimani tetapi  perlu dipahami secara terbuka  yang akan meyakinkan keraguan Anda tentang  keilahian Isa (Yesus) sebagaimana kesaksian banyak orang  dan  Isa sendiri tentang keilahian-Nya yang tertulis dalam Alkitab.
 

NAMA-NYA


Allah
Ibrani 1: 8
Penulis menyatakan superioritas Kristus terhadap malaikat-malaikat dan menggunakan Maz 45: 6-7 untuk menyembah Isa. Jadi kata ‘Allah’ menunjuk kepada ‘Anak’

Yohanes 20: 28
Setelah melihat Kristus yang bangkit, Thomas menyatakan pengakuan, "Tuhanku dan Allahku”

Titus 2: 13
Kristus disebut sebagai “Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus.” Dalam kata bahasa Ibrani jika ada dua kata benda yang digabung dengan kai (dan) dan kata benda pertama mengandung ‘artikel’ (Bhs. Inggris ‘the’) dan yang kedua tidak, maka dua kata benda itu menunjuk kepada hal yang sama.

Tuhan
Dalam   sebuah   debat   dengan orang Farisi Yesus menyatakan bahwa Mesias lebih besar dari pada hanya sekedar keturunan  Daud. Ia mengingatkan mereka bahwa Daud pun menyebut Mesias “Tuhanku”. (Mat 22: 44).


Dalam Roma 10: 9, 13, Paulus menunjuk Yesus sebagai Tuhan. Dalam ayat 9 ia menekankan bahwa pengakuan “Yesus adalah Tuhan” adalah bagian dari iman yang menyelamatkan. Dalam ayat 13, Paulus mengutip Yoel 2: 32, “Dan barangsiapa berseru kepada nama Tuhan (Yahweh) akan diselamatkan”, Paulus menggunakan ayat yang sama untuk menyebut Yesus. Hal itu menggaris bawahi kesederajadan Yesus dengan Yahweh. Dalam Ibrani 1: 10 penulis menerapkan Maz 102: 25 untuk Kristus, dengan memanggil Dia “Tuhan”.

Anak Allah
Yesus mengklaim bahwa diriNya Anak Allah dalam berbagai kesempatan (Yoh 5: 25). Nama ini sering di salah mengerti. Ada yang berpendapat bahwa Anak tentu lebih rendah dari Bapa. Tetapi orang Yahudi justru memahami bahwa dengan klaim tersebut Ia “membuat diriNya sama dengan Allah” (Yoh 5: 19). Bagi mereka itu adalah penghujatan dan mereka hendak melempari Dia dengan batu.

 

ATRIBUT-ATRIBUT-NYA


Kekal

Yohanes 1: 1 :
“ In the beginning was the Word, and the Word was with God, and the Word was God.” (NIV). Ayat ini  menekankan kekekalan Kristus. Kata kerja ‘was’ (Yun. hen (imperfect))  berarti  keberadaanNya yang kekal  pada masa lampau.
Ibrani 1: 11-12, penulis menerapkan Maz mur 102: 25-27 untuk Kristus, penulis menyebutkan kekekalan Allah pada Kristus.

Maha hadir
Dalam Mtius 28: 20, Yesus menjanjikan pada murid-muridNya  Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir jaman”. Ayat itu menunjukkan bahwa Kristus memiliki  natur  manusia dan Allah. Hal ini dapat disebutkan bahwa kemanusiaanNya ada di surga, tetapi keilahianNya Maha hadir. Kristus diam  di dalam hati semua orang  percaya menunjukkan bahwa Ia maha hadir. (Yoh 14: 23; Ef 3: 17; Kol 1: 27; Nah 3: 29)

Maha mengetahui.
Yesus mengetahui apa yang ada dalam hati manusia (Yoh 2: 25). Ia memberitahu wanita Samaria tentang masa lalunya walaupun Ia belum bertemu dengan wanita itu sebelumnya (Yoh 4: 18). Murid-muridNya mengakui atribut ini (Yoh 16: 30)
Beberapa kali pernyataan tentang kamatianNya menunjukkan bahwa Ia maha mengetahui (Mat. 17: 22; 20: 18-19; 26: 1-2).

Maha Kuasa
Yesus memiliki ototritas baik di surga maupun di bumi (Matius 28: 18)
Ia memiliki kuasa untuk mengampuni dosa – sesuatu yang hanya dapat dilakukan oleh Allah (Markus 2 : 5, 7, 10; Yes 43: 25;  55: 7).
Berkuasa menenangkan badai dan ombak laut (Mat 8: 23-27;  Luk 8: 22-25).

Tidak berubah
Yesus Kristus tidak berubah; Ia selamanya sama (16: 13; 18) atribut ini adalah atribut ilahi (Mal 3: 6 ; Yak 1: 17)

Hidup
Semua makhluk ciptaan;  malaikat, manusia, hewan, tumbuhan hidup karena diberi hidup. Tetapi Kristus memiliki hidup didalam diriNya sendiri (Yoh 1: 4; 14: 6; lihat Maz 36: 9; Yer 2: 13).

 

PEKERJAAN-NYA


Pencipta
Yohanes menyatakan bahwa tidak ada sesuatupun yang jadi tampa Kristus menciptanya (Yoh 1: 3)
Kolose 1: 16 mengajarkan bahwa Kristus tidak hanya menciptakan bumi tetapi juga sorga dan alam roh (yang tidak kelihatan, termasuk malaikat).

Pemelihara
Kolose 1: 17 mengajarkan bahwa segala sesuatu ada di dalam Dia (cohesive force of the universe)
Ibrani 1: 3, menyatakan bahwa Kristus “menopang segala yang ada dengan Firman-Nya yang penuh kuasa.”

Pengampunan dosa
Hanya Allah yang dapat mengampuni dosa;  fakta bahwa Yesus mengampuni dosa menyatakan bahwa Ia adalah Allah (Mark 2: 1-12; Yes  43: 25)

Pembuat Mujizat
Segala mujizat yang dibuat Kristus mendukung keilahianNya ketika Yesus mencelikkan orang buta, orang-orang akan diingatkan pada Mazmur 146: 8 “
Tuhan mencelikkan mata orang buta”.

 

IA MENERIMA PENYEMBAHAN


Adalah kebenaran dasar dalam Alkitab bahwa hanya Allah yang patut disembah (Ul 6: 13; 10: 20;  Mat 4: 10; Kis 10: 25-26).

Fakta menunjukkan bahwa Yesus menerima penyembahan adalah atestasi yang kuat terhadap keilahianNya. Dalam Yak 5: 23 Yesus menyatakan bahwa Ia harus disembah dan dihormati seperti mereka menghormati dan menyembah Allah. Jika Yesus bukan Allah maka pernyataan itu adalah penghujatan.

Dalam benediksi  2 Kor 13: 14, berkat kepada Allah tritunggal dinaikkan oleh orang percaya.

Pada saat Yesus masuk ke Yerusalem Yesus menerapkan pujian yang diberikan oleh para pemuda-pemudi kepadaNya sendiri dengan mengutip Maz  8: 2 “dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan pujian?”. Mazmur  8 dialamatkan kepada  Yahuweh, Yesus menerapkan puji-pujian yang sama kepada diriNya.

Ketika orang buta disembuhkan oleh Yesus bertemu denganNya dan mengetahui siapa Dia, orang yang disembuhkan ini menyembah Dia. (Yoh. 9: 38). Ia tidak menolak penyembahan manusia menunjukkan bahwa Ia adalah Allah.

Dalam II Tim 4: 8, Paulus menyebut Yesus sebagai Tuhan dan memberikan pujian kemuliaan bagi Dia. Kemuliaan menunjuk kepada kemuliaan Allah (Shekinah pada Tabut Perjanjian Allah) dan itu hanya ditujukan untuk Allah.
Filipi 2: 10, Paulus menyatakan bahwa pada suatu saat  semua makhluk akan menyembah Kristus.

© 1999-2000 Campus Crusade for Christ International | webmaster@greatcom.org

Last Updated: 11 July, 2006